Menyimpan Password Online


Selain versi desktop, sebenarnya ada juga fasilitas password manager berbasis online.
Maksudnya, password-nya disimpan di “awan Internet” alias server penyedia layanan
tersebut. Kelebihan cara ini adalah Anda bisa mengaksesnya kapan dan di mana saja,
selama ada koneksi internet. Kelemahannya, Anda harus memastikan penyedia layanan
tersebut benar-benar terpercaya dan tidak menyalahgunakan password Anda.
Salah satu layanan yang kami suka adalah Last Pass. Layanan ini berbentuk add-on untuk
browser Internet Explorer, Firefox, dan Safari; baik versi Windows XP, 7, Linux, sampai
Macintosh. Begini cara kerjanya. Setelah men-download add-on sesuai browser favorit Anda
di https://lastpass.com/misc_download.php, daftarkan diri Anda ke layanan Last Pass.
Pendaftaran di sini meliputi username (dalam bentuk alamat email) dan password yang
sekaligus menjadi master password Anda. Tahap selanjutnya, Anda tinggal mengikuti
petunjuk di layar, termasuk apakah Anda ingin mengekspor password yang dikelola browser
Anda ke layanan Last Pass. Setelah itu, Last Pass pun akan mulai bekerja: setiap Anda login
ke situs tertentu, Last Pass akan menawarkan diri untuk menyimpan kombinasi user name
dan password tersebut. Anda juga bisa minta tolong Last Pass untuk membuatkan password
yang kuat setiap Anda membuat akun baru.
Kami sendiri menyukai kesederhanaan penggunaan Last Pass. Cuma satu celah yang
sepertinya bisa dieksploitasi orang jahat: kita bisa meminta master password ke LastPass
melalui email. Jadi jika email kita berhasil dijebol orang, orang tersebut bisa meminta
master password ke LastPass. Jadi, jangan sampai email Anda dibobol orang.

0 Response to "Menyimpan Password Online"

Iklan Tengah Artikel 1